Malaikat ada dimana-mana..
Simply Box, sebuah warnet di simpang wilis, atau lebih tepatnya di jl.wilis kav 04, malang, adalah tempat yang menjadi tujuan utama anak-anak asrama putri telomoyo untuk ngenet, nge-print, atau sekedar ngetik..
Dalam hal ini, secara kebetulan, santi adalah salah satu pelanggan warnet ini..
Alkisah suatu pagi, kala santi nyaris terlambat, santi dengan santainya menunggu antrian ngeprint di simply..
Ketika sedang asik-asiknya menunggu, tiba-tiba ce okta, cece asramanya yang baik.. menyuruhnya menitip data saja.. agar ia tidak terlambatlagi, dengan dalih mencemaskannya bila ia sampai di-skors untuk kedua kalinya (karena kalau ia kembali di-skors, sudah merupakan kepastian mutlak, suster henrica yang moody akan segera dipanggil untuk membereskan anak asramanya yang manis dan cerdas ini..)
tapi, ce njez yang sedari tadi juga mengantri, tiba-tiba nyeletuk dan menanyakan tugas dari guru siapa yang akan ku-print??
aku-pun menjawab dengan manisnya..
“satu bu yuli, satu pak hari..”
ce njez menyarankan lebih baik aku mengutamakan tugas pak hari..
aku-pun menurut..
sekian lama mengantri, ce okta kembali menyuruhku menitipkan data (waktu itu ce okta sedang nge-print)
aku yang bingung segera kelabakan..
untung seribu untung!!
kala itu di simply ada seorang laki-laki bernama alex, yang kebetulan kenal denganku lewat lomba debat inggris antar kelas, yang tiba-tiba saja menawarkan bantuan dengan konsekuensi dia pasti terlambat.. (dan sepertinya ia memang berniat terlambat)
akhirnya dengan sejuta trimakasih dalam hati, aku-pun menitipkan tugasku..
segala sesuatunya berjalan lancar hingga esok harinya, ternyata aku terlambat tanpa ku kehendaki..
selepas ditimpuk hukuman, aku-pun diizinkan masuk kelas..
namun tiba-tiba pak timo menyusul, menanyakan aku sudah di-skors atau belum..
dengan getir aku menjawab sudah..
aku nyaris diskors lagi..
hatiku sudah hancur karena sepertinya pak timo yang galak itu tidak percaya..
di saat yang begitu genting, tiba-tiba sigit, yang selanjutnya jadi malaikat ke-dua memberi saran untuk mempertontonkan buku jurnal yang berisi keterangan bahwa aku sudah di-skors, kepada pak timo..
aku-pun kembali selamat..
walaupun setelah itu aku kembali ke tempat duduk lalu menangis..
di hari-hari selanjutnya, ketika aku kembali berburu malaikat, aku-pun menemukan beberapa malaikat baru, yang beberapa di antaranya yaitu: papa yang baik, audrey yang aku lupa waktu itu kenapa bisa kunobatkan menjadi malaikat, dan sebagainya dan sebagainya, dan yang terbaru adalah pak sigit yang rela menemaniku ke bromo waktu paskah nanti, yudith yang membukakan pintu, tiara, dan lain sebagainya..
jadi, kesimpulannya..
sebenarnya malaikat itu ada dimana-mana..
hanya sadja, kita seringkali tidak menyadarinya!!!

0 comments:
Post a Comment